Rabu, 14 September 2011

Resume Visualisasi Informasi pertemuan 1

Nama : Fretie Dwirory
NIM : 10410100174

Definisi Visualisasi informasi merupakan salah satu aliran terbaru dalam mendirikan tren desain antar muka pengguna yang modern.
Visualisasi mempermudah pengguna dalam menggunakan komputer karena mengalami peningkatan dalam layanan tampilan sehingga memungkinkan pengguna untuk melakukan misalnya “what-you-see-is-what you-get” (WYSIWYG) , “point click” dan “click and drop”.

Tujuan Visualisasi Informasi :
·         Menampilkan data dengan menggunakan gambar / visual.
·         Menemukan cara terbaik untuk mengingat informasi dengan cara penerimaan alami manusia
·         Mengeksplor data dengan bantuan gambar / visual.

Prinsip Visualisasi Informasi :
·         Fokus pada konten.
·         Merupakan Perbandingan.
·         Integritas.
·         Beresolusi Tinggi.
·         Utilisasi konsep terdahulu dan teruji melewati waktu.

Memori adalah kemampuan seseorang untuk mengubah informasi menjadi simbol-simbol untuk disimpan yang pada suatu saat akan dipanggil kembali untuk digunakan.
Model – model memori :
1.      Input(sensori)
2.      Sensori Memory
3.      Memori Jangka Pendek
4.      Long Time Memory
5.      Memory Output

Input (sensori) adalah rangsangan yang diterima oleh indera yang kemudian akan diteruskan sebagai informasi ke sistem memori selanjutnya.

Input (Sensory) adalah proses penyimpanan memori melalui jalur syaraf-syaraf sensoris yang berlangsung dalam waktu yang pendek.
Contoh : Kekuatan ingatan kita untuk mengingat apa yang baru kita lihat misalnya ketika sedang lewat di depan sebuah toko dan kita bisa mengingat setidaknya beberapa barang yang di pajang di etalase toko tersebut.

Memori Jangka Pendek biasa disebut juga working memory karena informasi yang disimpan hanya dipertahankan selama informasi itu masih dibutuhkan.
Contoh : Ketika kita sedang belajar sesuatu dalam waktu singkat kita bisa langsung ingat tetapi karena apa yang kita pelajari tersebut jarang digunakan maka lama kelamaan akan lupa dengan sendirinya.

Memori Jangka Panjang adalah suatu proses penyimpanan informasi yang permanen. Memori jangka panjang ini berasal dari memori jangka pendek yang selalu diulang-ulang dan berkesan bagi individu sehingga informasi yang ia terima dapat bersifat permanen dan bila suatu saat ia butuhkan maka akan teringat lagi

Memori Output adalah memori ini merupakan memori yang dikeluarkan.

Proses Memori : input lalu ke persepsi lalu ke analisis lalu ke analisa arti input.

Memori memiliki beberapa tahap, adapun tahapan-tahapan memori yaitu:
·         Acquistion
Mengambil persepsi untuk diseleksi atau dipilih sesuai dengan kehendak .
·         Storage
Penyimpanan informasi yang telah diseleksi agar dapat dipanggil kembali.
·         Retrival
Pengambilan ingatan kembali (peristiwa ricall).

Ingatan dibentuk melalui :
1.      Membaca dapat diingat sebanyak 20%
2.      Mendengar dapat diingat sebanyak 30%
3.      Melihat yang dapat diingat sebanyak 40%
4.      Mengucapkan dapat diingat sebanyak 50%
5.      Melakukan dapat diingat sebanyak 60%
6.      Melihat, Mengucapkan, Mendengar, dan Melakukan 90%

Menurut Presmeg (1986) peran Visualisasi ada 7, yaitu :
1.      Untuk memahami masalah. Dengan merepresentasi masalah secara visual.
2.      Untuk menyederhanakan masalah.
3.      Untuk melihat keterkaitan (koneksi) ke masalah terkait. Ini melibatkan masalah yang berkaitan yang diberikan sebelumnya dalam pengalaman pemecahan masalah.
4.      Untuk memenuhi gaya belajar individual.
5.      Sebagai pengganti untuk komputasi/perhitungan. Jawaban masalah dapat diperoleh secara langsung dari representasi visual itu sendiri, tanpa memerlukan komputasi.
6.      Sebagai alat untuk memeriksa solusi.
7.      Untuk mengubah masalah ke dalam bentuk matematis.

Referensi :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar